Pentingnya Grounding pada Bejana Transport

Pentingnya Grounding pada Bejana Transport

growsafetyinstitute.co.id/ – Dalam dunia industri, transportasi dan penyimpanan bahan berbahaya terutama mudah terbakar adalah hal yang umum terjadi. Salah satu aspek yang sering diabaikan dalam proses ini adalah grounding pada bejana transport.

Grounding adalah langkah kunci yang harus diperhatikan secara serius, karena dapat mencegah kejadian berbahaya seperti kebakaran dan ledakan yang disebabkan oleh muatan listrik statis. Dalam artikel ini, akan dibahas mengenai pentingnya grounding pada bejana transport dan bagaimana tindakan ini dapat membantu menjaga keselamatan di lingkungan industri.

 

1. Mencegah Kebakaran Akibat Muatan Listrik Statis

Kebakaran adalah ancaman serius dalam industri yang mengangkut dan menyimpan bahan berbahaya. Salah satu penyebab utama kebakaran yang sering diabaikan adalah muatan listrik statis. Ketika cairan atau gas mengalir melalui pipa atau bejana transport, muatan listrik statis dapat terakumulasi. Jika muatan ini tidak dibuang dengan aman melalui grounding, maka bisa terjadi percikan listrik yang dapat menyulut bahan berbahaya.

Grounding berfungsi sebagai jalan keluar untuk muatan listrik statis. Dengan menghubungkan bejana transport saat bongkar muat ke tanah atau sistem grounding yang sesuai, muatan listrik statis dapat dialirkan ke bumi dengan aman, mencegah potensi kebakaran yang merugikan.

 

2. Melindungi Personil dan Lingkungan

Ketika muatan listrik statis terakumulasi dalam bejana transport, bukan hanya kebakaran yang menjadi masalah. Kejadian berbahaya lainnya, seperti ledakan, dapat terjadi jika muatan listrik statis mencapai tingkat yang cukup tinggi jika tidak dipasang grounding. Ini bisa berdampak serius pada personil yang bekerja di sekitar bejana transport dan juga dapat merusak lingkungan sekitar.

Grounding adalah langkah penting untuk melindungi personil yang bekerja di sekitar bejana transport. Dengan menghubungkan bejana transport ke sistem grounding yang tepat, risiko kejadian berbahaya dapat diminimalkan, menjaga keselamatan para pekerja.

 

3. Kepatuhan Regulasi dan Standar Keselamatan

Di berbagai macam industri, ada regulasi dan standar keselamatan yang mengharuskan penggunaan grounding pada bejana transport yaitu Permenaker no. 37 tahun 2016. Tidak mematuhi aturan ini dapat mengakibatkan sanksi hukum dan denda yang serius seperti pencabutan izin usaha. Oleh karena itu, grounding pada bejana transport tidak hanya penting untuk keselamatan, tetapi juga untuk mematuhi peraturan yang berlaku.

 

4. Menghindari Kerugian Finansial

Kejadian berbahaya seperti kebakaran atau ledakan dapat menyebabkan kerugian finansial yang signifikan. Biaya perbaikan, ganti rugi, dan hilangnya produksi dapat sangat membebani perusahaan. Grounding pada bejana transport adalah investasi yang relatif kecil dibandingkan dengan potensi kerugian besar yang dapat timbul akibat kejadian berbahaya.

 

5.Meningkatkan Produktivitas dan Efisiensi

Selain mencegah kejadian berbahaya, grounding pada bejana transport juga dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses industri. Dengan pemantauan dan implementasi grounding yang tepat, perusahaan dapat menghindari gangguan produksi yang disebabkan oleh insiden kebakaran atau ledakan. Ini berarti kelancaran operasi dan peningkatan efisiensi dalam jangka panjang.

 

Grounding pada bejana transport adalah tindakan yang tak boleh diabaikan dalam industri yang berhubungan dengan bahan berbahaya. Ini bukan hanya masalah kepatuhan regulasi, tetapi juga masalah keselamatan dan keberlanjutan operasi. Dengan pemahaman yang tepat tentang pentingnya grounding, perusahaan dapat menjaga lingkungan industri yang aman, melindungi personil, dan menghindari kerugian finansial yang dapat ditimbulkan oleh kejadian berbahaya. Grounding adalah langkah kecil yang memiliki dampak besar dalam menjaga keselamatan dan produktivitas di industri yang rentan terhadap risiko kebakaran dan ledakan.

 

Penulis: Ahmad Nur Hasybi – Tenaga Ahli PUBT PT GSI Selamat Indonesia
Editor: Dinda Putri Azizah

Alat Pelindung Diri – Helm Safety

Alat Pelindung Diri – Helm Safety

growsafetyinstitute.co.id/ – Helm safety, juga dikenal sebagai helm perlindungan kepala, adalah salah satu peralatan pelindung diri (PPE) yang krusial di berbagai lingkungan kerja. Alat ini didesain untuk melindungi kepala pekerja dari berbagai potensi bahaya di tempat kerja, seperti cedera kepala, tumpahan bahan kimia, dan bahaya lainnya. Artikel ini akan mengulas peran penting helm safety dalam menjaga keamanan di lingkungan kerja.

  1. Perlindungan Kepala dari Bahaya Jatuh

Salah satu manfaat utama helm safety adalah perlindungan terhadap cedera kepala yang disebabkan oleh benda jatuh. Di berbagai industri seperti konstruksi, manufaktur, dan pertambangan, benda-benda berat atau alat kerja bisa jatuh secara tak terduga, yang dapat mengancam keselamatan pekerja. Helm safety dengan desain tahan benturan membantu mengurangi risiko cedera serius pada kepala.

  1. Penggunaan di Konstruksi dan Industri Berat

Industri konstruksi dan berat memiliki tingkat risiko tinggi terkait jatuhnya bahan atau alat berat. Helm safety yang dilengkapi dengan pelindung tambahan pada sisi dan belakang kepala memberikan perlindungan ekstra terhadap benda jatuh atau tertimpa.

  1. Perlindungan Terhadap Bahan Kimia dan Tumpahan

Di lingkungan kerja seperti laboratorium kimia atau fasilitas pemrosesan bahan kimia, tumpahan atau percikan zat berbahaya bisa menjadi risiko serius. Helm safety seringkali dilengkapi dengan visor pelindung yang tahan terhadap bahan kimia, melindungi wajah dan mata pekerja dari paparan yang berpotensi berbahaya.

  1. Kepatuhan Terhadap Peraturan Keselamatan

Di banyak negara, penggunaan helm safety adalah persyaratan hukum di berbagai industri, terutama yang berisiko tinggi. Perusahaan wajib memastikan bahwa pekerjanya menggunakan helm safety untuk mematuhi peraturan keselamatan kerja yang ada.

  1. Manfaat Ergonomis dan Kenyamanan

Helm safety modern dirancang dengan mempertimbangkan kenyamanan pekerja. Mereka sering dilengkapi dengan fitur-fitur seperti penyangga leher dan bantalan busa yang membantu mengurangi kelelahan dan ketidaknyamanan saat digunakan dalam waktu lama.

  1. Mengurangi Risiko Cedera Traumatik

Cedera kepala serius dapat memiliki dampak yang berkepanjangan terhadap kesehatan seseorang, seperti cedera otak, trauma kepala, atau bahkan kematian. Menggunakan helm safety adalah langkah kunci dalam mengurangi risiko cedera ini.

  1. Perlindungan Terhadap Radiasi dan Suhu Ekstrim

Di beberapa lingkungan kerja, seperti industri nuklir atau konstruksi di daerah suhu ekstrem, helm safety juga dapat dirancang untuk melindungi kepala dari radiasi atau suhu yang ekstrem. Ini adalah aspek penting dalam melindungi pekerja yang beroperasi di lingkungan berbahaya tersebut.

 

Memilih Helm Safety yang Tepat

Pemilihan helm safety yang tepat sangat penting untuk memaksimalkan manfaat perlindungan. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:

  • Jenis Risiko: Pastikan helm safety yang dipilih sesuai dengan jenis risiko yang ada di lingkungan kerja Anda, seperti jatuh benda, tumpahan bahan kimia, atau radiasi.
  • Kenyamanan: Pastikan helm safety sesuai dengan kepala Anda dan nyaman digunakan untuk waktu yang lama.
  • Kualitas: Investasikan dalam helm safety berkualitas tinggi yang memenuhi standar keselamatan yang berlaku.
  • Perawatan: Periksa dan rawat helm safety secara teratur untuk memastikan kondisinya selalu baik.

Di dalam regulasi Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 8 Tahun 2010 diatur mengenai spesifikasi teknis mengenai Alat Pelindung Diri (APD). Kemudian, terdapat juga Peraturan Internasional ISO/CD 3873, ANSI Z89.1-1986, IS Code 2925:1984, dan DIN EN 397 yang digunakan sebagai referensi untuk pemilihan APD yang sesuai untuk jenis pekerjaan tertentu.

Helm safety adalah bagian penting dari perlindungan keselamatan di tempat kerja. Helm ini melindungi kepala pekerja dari berbagai risiko, membantu meminimalkan cedera serius, dan memastikan bahwa pekerja mematuhi peraturan keselamatan. Dalam berbagai industri, helm safety adalah investasi yang sangat penting dalam menjaga keamanan dan kesehatan pekerja.

 

Penulis: Rino Praditya – Tenaga Ahli PT GSI Selamat Indonesia
Editor: Dinda Putri Azizah

Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Psikologi Kerja

Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Psikologi Kerja

growsafetyinstitute.co.id/ – Di Indonesia, kesadaran akan kesehatan psikologi di tempat kerja menjadi semakin penting dalam menghadapi tantangan dan tuntutan pekerjaan yang semakin kompleks. Adapun peraturan yang terkait dengan risiko bahaya yang salah satunya adalah faktor psikologi yang berkaitan dengan kesehatan psikis di tempat kerja yaitu Peraturan Menteri Ketenagakerjaan R.I. No. 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja. Topik ini bukan lagi hal tabu, tetapi merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat secara menyeluruh. Artikel ini akan menjelaskan pentingnya kesadaran kesehatan psikologi kerja di Indonesia, manfaatnya, serta strategi yang dapat diterapkan untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung.

Pentingnya Kesadaran Kesehatan Psikologi Kerja di Indonesia melalui peningkatan kesadaran akan kesehatan psikologi di tempat kerja secara terus menerus dilakukan. Faktanya, masalah kesehatan mental seperti stres, kecemasan, dan depresi dapat mempengaruhi karyawan, mengurangi produktivitas, dan meningkatkan risiko masalah kesehatan fisik. Kesadaran ini menjadi penting karena dapat meningkatkan produktivitas kerja dengan cara meminimalkan insiden maupun kecelakaan yang disebabkan unsafe action karena stress kerja.

Adapun manfaat kesadaran kesehatan psikologi kerja, sebagai berikut:

  1. Meningkatkan Produktivitas: Ketika karyawan merasa didukung secara psikis, mereka lebih cenderung fokus dan berkinerja tinggi, meningkatkan produktivitas.
  2. Meningkatkan Retensi Karyawan: Lingkungan kerja yang peduli terhadap kesehatan psikologi kerja karyawan cenderung mempertahankan karyawan lebih lama, mengurangi turnover dan biaya yang terkait.
  3. Menurunkan Tingkat Absensi: Dukungan kesehatan psikologi kerja dapat mengurangi absensi karena penyakit terkait stres, menghemat biaya bagi perusahaan.
  4. Menciptakan Budaya Perusahaan yang Positif: Lingkungan kerja yang mendukung kesehatan psikologi kerja menciptakan budaya perusahaan yang positif, menarik bagi calon karyawan.

Dalam meningkatan kesadaran kesehatan psikologi kerja dibutuhkan beberapa strategi yang perlu dilakukan oleh perusahaan, yaitu:

  1. Pendidikan dan Pelatihan: Memberikan pelatihan kepada karyawan dan manajer tentang kesehatan psikologi kerja.
  2. Komunikasi Terbuka: Mendorong komunikasi terbuka mengenai potensi bahaya karena stres kerja.
  3. Keseimbangan Kerja dan Kehidupan: Mempromosikan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi dengan cara menyeimbangkan gaya hidup yang sesuai dengan kemampuan dalam bekerja.
  4. Program Pengelolaan Stres: Menerapkan program pengelolaan stres kerja seperti konseling maupun coaching.
  5. Akses Dukungan: Menyediakan akses ke pakar psikologi kesehatan kerja untuk penanganan secara profesional.
  6. Perhitungan Beban Stres: Seperti yang disebutkan dalam Permenaker No. 5 Tahun 2018 bahwa perusahaan wajib untuk melakukan pengukuran dan pengendalian lingkungan kerja meliputi 5 faktor yaitu fisika, kimia, biologi, ergonomi dan psikologi. Perusahaan dapat melakukan pemeriksaan kesehatan psikologi kerja untuk mencegah terjadinya unsafe action karena stres kerja.

Selain strategi, adapun beberapa tantangan yang mungkin dihadapi sebagai berikut ini dan solusinya:

  1. Stigma: Mengatasi stigma memerlukan perubahan budaya di tempat kerja. Edukasi dan diskusi terbuka dapat membantu mengatasi stigma ini.
  2. Pengalokasian Sumber Daya: Beberapa organisasi mungkin khawatir dengan biaya implementasi program kesehatan psikologi kerja. Namun, manfaat jangka panjang lebih besar dari investasi awal.
  3. Keprihatinan Privasi: Menghormati privasi karyawan dalam menangani masalah kesehatan psikologi sangat penting.

Di Indonesia, meningkatkan kesadaran kesehatan psikologi di tempat kerja bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tetapi juga investasi dalam kesejahteraan karyawan dan kesuksesan organisasi. Dengan menerapkan strategi yang mendukung kesehatan psikologi, memecah stigma, dan mendorong komunikasi terbuka, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja di mana karyawan dapat berkembang secara profesional dan pribadi. Waktunya bagi organisasi untuk mengakui bahwa kesehatan psikologi kerja adalah bagian penting dari kesejahteraan secara keseluruhan.

 

Penulis: Kartika Indira Putri – Tenaga Ahli K3 Lingkungan Kerja
Editor: Dinda Putri Azizah

Kesadaran K3 Konstruksi

Kesadaran K3 Konstruksi

growsafetyinstitute.co.id/ – Penerapan K3 menjadi tanggung jawab dan kewajiban pemilik perusahaan konstruksi. Dalam hal ini, penerapan K3 dilakukan paling awal sebelum proses pembangunan dilakukan. Dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) akan dibahas mengenai hal-hal yang bersangkutan dengan pelaksanaan gaji, keselamatan, dan kesejahteraan pekerja. Pemilik perusahaan konstruksi harus sepenuhnya sadar mengenai pentingnya K3 dalam proses konstruksi. Disebutkan dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 bahwa setiap pekerja berhak dan dijamin mendapat perlindungan atas keselamatan dalam melakukan pekerjaan. Pada pasal 12 Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang keselamatan dan kesehatan kerja, kewajiban dan hak tenaga kerja adalah sebagai berikut:

  1. Memberikan keterangan yang benar bila diminta oleh pegawai pengawas atau ahli keselamatan kerja
  2. Memakai alat-alat perlindungan diri yang diwajibkan
  3. Memenuhi dan mentaati semua syarat-syarat keselamatan dan kesehatan kerja yang diwadjibkan
  4. Meminta pada pengurus agar dilaksanakan semua syarat keselamatan dan kesehatan yang diwadjibkan
  5. Menyatakan keberatan kerja pada pekerjaan dimana syarat keselamatan dan kesehatan kerja serta alat-alat perlindungan diri yang diwajibkan diragukan olehnya kecuali dalam hal-hal khusus ditentukan lain oleh pegawai, pengawas dalam batas-batas yang masih dapat dipertanggungjawabkan

Dalam perencanaan konstruksi, banyak hal yang harus dilakukan dengan matang, salah satunya ialah keselamatan dan kesehatan kerja. Risiko kecelakaan bisa terjadi kapan saja baik kecelakaan ringan, sedang, hingga kecelakaan yang dapat merenggut nyawa pekerja konstruksi. Tidak hanya manusia sebagai pekerja, tetapi juga unsur-unsur lain pendukung proyek konstruksi seperti alat-alat berat dan material. Bidang konstruksi memiliki risiko kecelakaan yang tinggi jika dibandingkan dengan jenis pekerjaan lainnya. Oleh karena itu, K3 atau keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan proyek konstruksi.

Pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja tentunya memiliki kendala-kendala yang biasa dihadapi dalam pelaksanaan PKB mengenai penerapan K3, diantaranya yakni:

  1. Kurangnya pemahaman pekerja mengenai isi PKB
  2. Penanganan keselamatan kerja tidak maksimal
  3. Kebijakan yang tidak tegas

Cara mengatasi kendala pertama tersebut bisa dilakukan dengan pembinaan dan sosialisasi antara perusahaan dengan para pekerja dengan musyawarah. Mengenai kendala kedua, hal tersebut merupakan indikasi bahwa tindakan pencegahan kecelakaan tidak berhasil dilakukan dan harus segera dilakukan perbaikan metode. Untuk solusi permasalahan ketiga, yakni dengan memberikan sanksi kepada pekerja apabila terjadi ketidakdisiplinan pekerja selama bekerja.

Selama proses konstruksi, jika terdapat pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan maka pengawas maupun pekerja hendaknya melakukan upaya persuasif kepada perusahaan konstruksi agar melaksanakan kewajibannya menjamin terkait K3. Apabila upaya tersebut gagal, maka pengawas bisa melapor ke pihak berwenang. Hal tersebut perlu dilakukan untuk memastikan adanya tindakan perusahan dalam menjamin alat-alat K3 dan sistem manajemen K3 di lokasi konstruksi dengan baik.

Di Indonesia, penerapan K3 dalam proses konstruksi masih terbilang rendah dan minim. Banyak perusahaan yang enggan menerapkan K3 dalam proses konstruksi bangunan karena alasan biaya yang mahal dan keterbatasan. Hal tersebut tentunya sangat timpang dengan undang-undang yang mengatur tentang K3 dimana keselamatan merupakan hak pekerja yang dijamin oleh perusahaan konstruksi. Pada tahun 2018 angka kecelakaan kerja mencapai 173.105 kasus, meningkat dari tahun sebelumnya yaitu sebanyak 123.041 kasus. Dengan data tersebut, terbukti bahwa kesadaran akan pentingnya K3 masih sangat rendah. Oleh karena itu, kita sebagai calon insinyur muda harus memperbaiki keadaan ini dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja dalam dunia konstruksi di masa depan.

 

Penulis: Rino Praditya – Tenaga Ahli K3 Konstruksi PT. GSI Selamat Indonesia
Editor: Dinda Putri Azizah

Boiler Tenaga Nuklir: Menghasilkan Energi Bersih dan Kuat

Boiler Tenaga Nuklir: Menghasilkan Energi Bersih dan Kuat

growsafetyinstitute.co.id/ – Dalam dunia energi, terdapat berbagai sumber daya yang digunakan untuk menghasilkan listrik dan panas. Salah satu sumber daya yang semakin mendapat perhatian adalah nuklir. Boiler tenaga nuklir adalah komponen penting dalam pembangkit listrik tenaga nuklir, dan mereka memainkan peran kunci dalam mengubah energi nuklir menjadi energi listrik yang bersih dan kuat. Artikel ini akan menjelaskan lebih lanjut tentang boiler tenaga nuklir, bagaimana mereka beroperasi, dan manfaatnya dalam pembangkit listrik nuklir.

 

Prinsip Dasar Boiler Tenaga Nuklir

Boiler tenaga nuklir adalah bagian dari sistem yang disebut reaktor nuklir. Reaktor ini menggunakan reaksi nuklir untuk melepaskan energi dalam bentuk panas. Energi panas ini digunakan untuk menghasilkan uap, yang selanjutnya digunakan untuk menggerakkan turbin, yang akhirnya menghasilkan listrik.

Proses dimulai dengan bahan bakar nuklir, seperti uranium-235 atau plutonium-239, yang ditempatkan dalam elemen bakar reaktor. Ketika inti atom bahan bakar terkena oleh neutron, mereka mengalami pembelahan nuklir. Pembelahan ini menghasilkan lebih banyak neutron dan panas. Panas ini kemudian digunakan untuk memanaskan air dalam boiler.

Boiler tenaga nuklir menggunakan sirkuit tertutup yang terdiri dari dua sistem berbeda: sistem pendingin dan sistem air uap. Sistem pendingin mengalirkan air atau bahan pendingin lainnya melalui elemen bakar reaktor untuk mengambil panas. Suhu air pendingin naik karena panas yang diambil dari elemen bakar. Air ini kemudian dialirkan ke dalam sistem air uap.

Sistem air uap menggunakan air pendingin yang panas untuk menghasilkan uap. Air ini dijalankan melalui pipa dan boiler yang dirancang khusus. Proses pemanasan ini mengubah air menjadi uap panas dan bertekanan tinggi. Uap ini kemudian digunakan untuk menggerakkan turbin yang terhubung ke generator listrik.

 

Keuntungan Boiler Tenaga Nuklir

Energi Bersih: Salah satu keunggulan utama tenaga nuklir adalah bahwa mereka menghasilkan energi listrik tanpa emisi karbon. Ini berkontribusi pada upaya mengurangi dampak perubahan iklim.

Energi Berkelanjutan: Bahan bakar nuklir, seperti uranium, tersedia dalam jumlah yang cukup besar. Ini membuat energi nuklir dapat diandalkan sebagai sumber daya energi berkelanjutan.

Efisiensi Tinggi: Boiler tenaga nuklir memiliki efisiensi tinggi dalam mengubah energi nuklir menjadi energi listrik. Mereka mampu menghasilkan banyak listrik dengan sedikit bahan bakar.

Kemampuan Besar: Pembangkit listrik nuklir memiliki kapasitas yang besar, sehingga mereka dapat memasok listrik untuk banyak rumah dan industri.

 

Tantangan dan Keamanan

Meskipun boiler tenaga nuklir memiliki banyak keuntungan, mereka juga memiliki tantangan dan risiko. Keamanan adalah salah satu aspek paling penting dalam operasi pembangkit nuklir. Kejadian seperti bocornya bahan pendingin atau kesalahan dalam pengendalian reaktor dapat mengakibatkan kecelakaan nuklir yang serius. Oleh karena itu, pengoperasian, pemeriksaan dan pengujian yang aman sangat penting.

Selain itu, masalah limbah nuklir juga merupakan isu yang harus diatasi. Limbah nuklir radioaktif harus dikelola dengan aman dan bertanggung jawab. Boiler tenaga nuklir adalah bagian integral dari pembangkit listrik nuklir yang memberikan energi bersih, efisien, dan berkelanjutan. Meskipun ada tantangan keamanan dan manajemen limbah yang harus diatasi, teknologi nuklir terus berkembang untuk meminimalkan risiko. Dengan pemantauan dan pengaturan yang cermat, tenaga nuklir dapat menjadi kontributor penting dalam menyediakan listrik yang dibutuhkan dunia sambil mengurangi dampak lingkungan.

 

Penulis: Ahmad Nur Hasybi – Tenaga Ahli K3 PUBT PT. GSI Selamat Indonesia
Editor: Dinda Putri Azizah

Performa AC dan Penghematan Energinya

Performa AC dan Penghematan Energinya

growsafetyinstitute.co.id/ – Air Conditioner atau AC, ialah perangkat yang populer dalam keseharian kita. Dalam lingkungan yang cukup panas akhir-akhir ini, perangkat ini menjadi tidak dipisahkan dari keseharian kita. Namun tahukah Anda bagaimana cara mengevaluasi performa AC kita?

Kita akan mulai dari cara kerja AC. Secara umum, AC terbagi atas dua bagian: indoor dan outdoor. Unit indoor menjadi media penghantar pendingin yang dihasilkan oleh unit outdoor. Unit outdoor mengubah panas yang dibawa oleh unit indoor menjadi dingin dengan bantuan freon yang didorong oleh kompresor menuju unit indoor. Sehingga ruangan yang kita tempati menjadi dingin. Cukup sederhana bukan?

Berikutnya kita pelajari mengenai kapasitas pendinginan. Satuan kapasitas pendinginan ini adalah BTU/jam. BTU ini adalah British Thermal Unit. Tiap-tiap AC memiliki kapasitas pendinginannya sendiri-sendiri. AC dengan 1 PK secara umum memiliki kapasitas 9000 BTU/jam. Unsur penting dalam memilih kapasitas AC adalah dimensi ruangan, secara sederhana sebagai berikut: panjang x lebar x 500. Jadi, semisal ruangan Anda berukuran 4 x 5 meter, maka kapasitas AC yang dibutuhkan adalah 4 x 5 x 500 = 10.000 BTU/jam.

Dalam menilai performa sebuah AC, kita harus memastikan bahwa spesifikasi AC harus sesuai dengan dimensi ukuran ruangan. Kemudian, lakukanlah perawatan rutin berupa mencuci AC secara rutin, setidaknya dua bulan sekali. Lihat berapa suhu yang dikeluarkan dari blower unit indoor AC Anda. Jika suhu berada antara 10⁰-15⁰C, maka performa AC Anda bagus. Jika suhu berada antara 15⁰-20⁰C, maka unit AC Anda diperlukan pencucian. Namun, jika suhu blower unit indoor diatas 20⁰C, maka perlu dilakukan pemeliharaan berupa pemeriksaan tekanan freon, kapasitansi kapasitor serta arus listrik. Jika memungkinkan, diperlukan overhaul unit indoor dikarenakan timbulnya lendir karena bakteri yang menyebabkan luas permukaan efektif dari sirip pendingin berkurang.

Dengan kita bisa menilai performa AC, maka kita bisa mendapatkan performa pendinginan yang optimal serta tentunya efisien dalam konsumsi energinya (arus listrik yang digunakan tidak melebihi arus listrik normal).

Ruangan adem, kantong tidak bolong.

 

Penulis: Rio Paramasatria, National Expert Manajemen Energi PT. GSI Selamat Indonesia
Editor: Dinda Putri Azizah

Langkah-Langkah Pencegahan Kecelakaan Kerja di Sektor Konstruksi

Langkah-Langkah Pencegahan Kecelakaan Kerja di Sektor Konstruksi

Pekerjaan konstruksi ialah pekerjaan yang memiliki resiko bahaya yang sangat kompleks. Perlu adanya kontrol dan pengawasan dari manajemen konstruksi dalam memantau pembangunan di pekerjaan konstruksi. Bila tak ada manajemen yang baik, maka bahaya dalam pekerjaan konstruksi dapat berlangsung dalam waktu yang singkat. Ditambah lagi dengan jumlah tenaga kerja yang banyak dengan lingkup kerja bervariatif akan menimbulkan dampak yang besar terjadinya kecelakaan kerja di konstruksi. Berikut langkah – langkah pencegahan kecelakaan kerja di sektor konstruksi yang perlu diketahui:
1. Patroli dan inspeksi rutin oleh pengawas dan pemilik proyek terhadap kesesuaian pemenuhan perundangan
2. Audit dilaksanakan secara berkala dengan tujuan untuk menekan angka kecelakaan
3. Training dan pelatihan ke seluruh tenaga kerja proyek dengan tujuan agar semua pekerja mengenali bahaya di lokasi kerja

Selain itu, perlu diketahui juga bahwa pekerjaan konstruksi diatur di dalam peraturan menteri tenaga kerja No. 1 Tahun 1980 yang dimana di dalamnya mengatur tentang beberapa hal dan kondisi yang ada di pekerjaan konstruksi, hal – hal tersebut antara lain :
• Perancah
• Tangga dan tangga rumah
• Alat-alat angkat
• Kabel baja, tambang, rantai dan peralatan bantu
• Mesin-mesin
• Peralatan konstruksi bangunan
• Konstruksi di bawah tanah
• Penggalian
• Pekerjaan memancang
• Pekerjaan beton
• Pekerjaan pembongkaran
• Penggunaan APD, dan
• Pekerjaan lainnya

Nah, dari penjelasan di atas kawan-kawan yang bekerja di bidang konstruksi bisa lebih mengantisipasi pencegahan kecelakaan kerja nih. Jangan lupa untuk selalu bekerja dalam keadaan sehat dan memakai perlengkapan kerja yang benar ya! Jika merasa belum memiliki kompetensi untuk bekerja di bidang konstruksi, kamu bisa mengikuti pelatihan di Grow Safety Institute. Utamakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Salam K3!

Safety Devices Pada Pesawat Uap Ternyata Ada Sebutannya Loh!

Hai sobat GSI, jika di#PUBTTTSeries sebelumnya kita membahas apa itu pesawat uap, bejana tekanan dan tangki timbun, yuk kita bahas lagi yang unik-unik terkait pesawat uap guys!Kalian pernah nggak sih berkunjung ke perusahaan pembangkit listrik, pabrik kertas, pabrik gula, dan pabrik lainnya yang di dalamnya terdapat pesawat uap yang cukup besar? Coba deh kalian perhatikan pada pesawat uap atau boiler tersebut! Apa yang kalian temui? Ya! Tentunya terdapat beberapa instrumen-instrumen yang menempel pada boiler tersebut. Umumnya, instrumen tersebut berfungsi sebagai alat pengaman operasi boiler pun juga dapat dimanfaatkan sebagai monitoring padacontrol room.

Sebenarnya, yang unik dari alat pengaman atausafety devices pada boiler itu punya sebutan khusus loh! Namanya “Appendages”.Appendages dikutip dari Peraturan Uap tahun 1930 yang gaya bahasanya diambil dari bahasa Belanda. Iya dong, kan tahun 1930 Indonesia masih dalam kekuasaan Hindia Belanda pada saat itu. Sejatinya,Appendagesberarti sebagai pelengkap. Pada saat itu masih belum mengenal yang dinamakan dengan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, sehingga peruntukanAppendagestersebut sebagai alat pelengkap dalam operasi boiler.

Appendages dalam Peraturan Uap 1930 tertera pada pasal 12 untuk pesawat uap tekanan tinggi dan pasal 13 untuk tekanan rendah, serta pasal 15 untuk pesawat uap selain ketel uap atau boiler. Adapun daftarappendages pada pesawat uap antara lain adalah :

  1. Tingkap pengaman (safety valve)
  2. Alat penunjuk tekanan (manometer)
  3. Flens coba (cerat duga)
  4. Gelas pedoman (water level glass) dan tanda Batas Air Terendah (TBAT)
  5. Pompa pengisi air ketel (feed water pump)
  6. Check valve
  7. Pluit bahaya (alarm/sirine)
  8. Kerangan pembuang (blowdown)
  9. Lobang lalu orang dan lubang lumpur (lubang periksa)
  10. Pelat nama (name plate)

 

JIKA KEBAKARAN, LAKUKAN INI!

JIKA KEBAKARAN, LAKUKAN INI!

JIKA KEBAKARAN, LAKUKAN INI!

Untuk mencegah dan mengatasi kebakaran bukan hanya tanggung jawab Dinas Pemadam Kebakaran, masyarakat secara umum wajib ikut serta untuk mencegah dan menanggulangi bahaya kebakaran terutama di lingkungan kerja atau di rumah masing-masing.

Usahakan Padamkan Api Terlebih Dahulu.

Apabila yang terbakar adalah kompor maka segera padamkan dengan menggunakan kain atau goni yang sudah dibasahi terlebih dahulu.

Jangan sekali-kali menyiramkan air ke kompor yang sedang terbakar karena api akan membesar secara tiba-tiba dan sangat membahayakan diri anda.

Bila yang terbakar adalah peralatan listrik, segera putuskan aliran listrik secepatnya dan padamkan apinya dengan menggunakan bahan yang tidak menghantar arus listrik seperti APAR jenis Powder atau CO2, tapi bila listrik memang benar-benar sudah tidak berarus lagi barulah dapat anda padamkan dengan menggunakan air.

Bila ternyata api tidak mampu anda padamkan.

UTAMAKAN KESELAMATAN DIRI ANDA DAN ORANG-ORANG YANG ADA DI DALAM GEDUNG.

Segeralah minta bantuan kepada masyarakat sekitar sambil berteriak-teriak minta tolong serta upayakan agar segera menghubungi dinas pemadam kebakaran ke nomor telepon 113, berikan informasi yang jelas dan lengkap.

Bila yang terbakar adalah di lingkungan kerja, segera tekan tombol alarm kebakaran agar semua penghuni dan petugas di gedung datang membantu.

Grow Safety Institute

PT. GSI Selamat Indonesia (Grow Safety Institute) adalah perusahaan jasa pelatihan bidang K3 yang didirikan pada 7 Mei 2019.

Grow Safety Institute dapat menjadi mitra yang tepat dan terpercaya dalam membantu perusahaan guna meningkatkan kualitas SDM di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) agar lebih menjadi lebih produktif dan efisien.

Hubungi Kami

Wisma SIER, Priority Office Lt.3 Room 07 | Jl. Rungkut Industri 10, Surabaya.

Call

Email

Maps Office